Berwisata ke Bali kini tidak hanya sekadar menikmati pantai berpasir putih, pura suci, atau panorama alam yang menenangkan. Pulau ini terus berinovasi dengan menghadirkan berbagai pengalaman wisata terbaru yang memadukan seni, teknologi, dan budaya lokal. Salah satu inovasi wisata malam yang sedang menjadi sorotan adalah Hikaria Immersive Night Walk Bali.
Spot terbaru di pulau Dewata Bali ini menawarkan sebuah pertunjukan cahaya dan pengalaman berjalan malam yang memukau di kawasan Tegalalang, Ubud. Konsep wisata ini membawa pengunjung menjelajahi keindahan alam dan spiritualitas Bali melalui instalasi cahaya interaktif, musik etnik modern, serta narasi budaya yang dikemas dengan sentuhan teknologi imersif.
Keunikan Hikaria menjadikannya destinasi wajib dalam agenda tour dan liburan kamu di Bali, terutama bagi wisatawan yang ingin merasakan sisi lain Ubud di malam hari. Tidak hanya menghadirkan hiburan visual yang spektakuler, tempat ini juga mengajak setiap pengunjung untuk merenungkan harmoni antara manusia dan alam, sebuah nilai yang sangat dijunjung dalam filosofi kehidupan masyarakat lokal.

Lokasinya yang berada di kawasan Green Kubu Tegalalang, salah satu area yang terkenal dengan hamparan sawah bertingkat dan suasana pedesaan yang asri, membuat pengalaman berkunjung ke Hikaria terasa semakin magis. Setelah seharian menikmati wisata alam dan kuliner khas Bali, kamu bisa menutup hari dengan suasana malam penuh cahaya di tengah alam terbuka yang menenangkan.
Menariknya, munculnya atraksi seperti Hikaria Immersive Night Walk ini sejalan dengan semangat kreativitas yang juga sedang tumbuh di berbagai wilayah lain di pulau Dewata, termasuk di Nuanu Creative City Tabanan, sebuah kawasan baru yang menjadi pusat seni, inovasi, dan keberlanjutan.
lanjut baca; Nuanu Creative City Tabanan
Baik Nuanu maupun Hikaria sama-sama memperlihatkan wajah baru pariwisata Bali yang menggabungkan kearifan lokal dengan sentuhan modern, menciptakan daya tarik bagi wisatawan generasi baru yang mencari pengalaman autentik namun berteknologi tinggi.
Dengan konsep yang unik dan lokasi yang menawan, Hikaria Immersive Night Walk di Tegalalang Ubud bukan sekadar tempat wisata malam biasa. Ia adalah perpaduan antara seni, cahaya, dan spiritualitas Bali yang mampu membangkitkan rasa kagum sekaligus kedamaian. Sebelum membahas lebih jauh mengenai daya tarik, harga tiket, dan pengalaman berkunjung ke sana, mari mengenal lebih dekat bagaimana wisata malam ini menjadi simbol kebangkitan kreativitas pariwisata Bali masa kini.
Daya Tarik Wisata Hikaria di Tegalalang Ubud
Bali selalu punya cara untuk memukau wisatawan dengan inovasi wisata yang tak pernah berhenti. Setelah dikenal dengan pesona alam, budaya, dan spiritualitasnya, kini Ubud menghadirkan pengalaman baru yang memadukan teknologi, seni, dan kearifan lokal lewat Hikaria Immersive Night Walk Bali.
Berlokasi di kawasan Green Kubu Tegalalang, destinasi ini menjadi magnet baru bagi wisatawan yang ingin menikmati liburan malam, dengan tawaran pengalaman wisata terbaru, bertema cahaya dan budaya dengan nuansa khas Bali yang menenangkan sekaligus magis.
lanjut baca; Green Kubu Tegalalang
Hikaria lahir dari kolaborasi antara Timedoor Indonesia dan Run-Hun Sha, perusahaan kreatif asal Jepang yang dikenal berpengalaman dalam menghadirkan hiburan imersif. Kolaborasi lintas budaya ini melahirkan karya spektakuler yang memadukan teknologi modern dan kisah budaya lokal.
Melalui pendekatan artistik dan teknologi tinggi seperti projection mapping, instalasi cahaya interaktif, serta soundscape bernuansa etnik, Hikaria mengubah suasana malam Tegalalang menjadi sebuah panggung penuh cahaya dan emosi.
Hikaria merupakan night walk imersif pertama di Bali yang menghadirkan 8 zona tematik cahaya interaktif sepanjang jalur sekitar 1 kilometer. Setiap zona memiliki cerita, suasana, dan visual berbeda yang terinspirasi dari mitologi, filosofi, dan harmoni kehidupan masyarakat Bali. Pengunjung akan diajak menyusuri lintasan cahaya yang berpadu dengan suara alam, gemericik air, serta musik tradisional yang disusun dengan aransemen modern.

Setiap langkah terasa seperti perjalanan spiritual, menyatu dengan energi alam dan keindahan budaya Bali. Cahaya tidak hanya berfungsi sebagai dekorasi, tetapi sebagai medium penceritaan yang menuntun pengunjung memahami esensi “Hikaria”, yang dalam bahasa Jepang berarti cahaya.
Daya tarik utama Hikaria adalah penceritaan budaya Bali dalam bentuk visual cahaya. Melalui instalasi dan proyeksi dinamis, pengunjung dapat menikmati kisah dan simbol tradisional Bali dengan cara yang lebih modern dan interaktif. Beberapa instalasi bahkan merespons gerakan tubuh dan sentuhan pengunjung, menciptakan pengalaman yang personal dan mendalam.
Selain pengalaman visual, Hikaria juga dirancang sebagai spot fotografi malam paling menakjubkan di pulau Dewata. Permainan cahaya yang memantul di antara pepohonan, kabut tipis yang menari di udara, serta desain artistik yang menawan membuat setiap sudutnya Instagrammable.
baca juga; spot foto instagramable di Bali
Di sinilah Hikaria tampil berbeda dari sekadar pertunjukan lampu, ia adalah perjalanan emosional yang mengajak pengunjung merasakan roh dan semangat Bali dalam balutan teknologi futuristik.
Tempat ini juga ramah untuk keluarga, sehingga cocok dikunjungi bersama anak-anak maupun pasangan. Suasana romantis di bawah ribuan cahaya berwarna menjadikannya pilihan sempurna untuk date night atau momen spesial selama tour malam di Ubud.

Di balik keindahan visualnya, Hikaria juga membawa pesan edukatif tentang alam, kehidupan, dan budaya lokal. Pengunjung akan menemukan elemen cerita dan buku bergambar cahaya yang menampilkan filosofi kehidupan masyarakat Bali, seperti hubungan antara manusia, alam, dan spiritualitas (Tri Hita Karana). Pendekatan ini membuat wisata malam di Hikaria tak hanya menghibur, tetapi juga bermakna dan inspiratif.
Daya tarik lainnya adalah bagaimana Hikaria menghadirkan teknologi tanpa mengganggu keasrian alam. Semua instalasi dirancang selaras dengan lanskap hijau Green Kubu Tegalalang, yang terkenal dengan pemandangan sawah berundak dan pepohonan tropis. Cahaya, suara, dan alam berpadu membentuk suasana malam yang menenangkan, jauh dari hiruk-pikuk kota. Ini menjadikan Hikaria bukan hanya tempat hiburan, tetapi juga ruang refleksi dan relaksasi di tengah alam Ubud.
baca juga; objek wisata di kawasan pariwisata Ubud
Kemunculan Hikaria di Ubud juga menjadi bagian dari perkembangan wisata kreatif di Bali, sejalan dengan konsep yang sedang dikembangkan di Nuanu Creative City Tabanan, pusat seni dan inovasi yang menonjolkan keberlanjutan dan kolaborasi lintas budaya. Kedua tempat ini menunjukkan bahwa Bali tidak berhenti pada keindahan alam, tetapi terus bertransformasi menjadi pulau kreativitas dan pengalaman imersif kelas dunia.
Dengan konsep unik, instalasi interaktif, dan kisah budaya yang menyentuh, Hikaria Immersive Night Walk di Tegalalang Ubud menghadirkan pengalaman yang benar-benar baru di Bali. Tempat ini bukan sekadar lokasi wisata malam, tetapi perpaduan cahaya, seni, dan spiritualitas yang mampu menggugah perasaan siapa pun yang menjelajahinya. Baik untuk keluarga, pasangan, maupun penikmat seni visual, Hikaria menjadi destinasi yang wajib masuk dalam daftar liburan malam terbaik di Ubud.
Apakah kamu siap melangkah ke dunia cahaya dan keajaiban budaya di tengah pesona alam Bali malam hari?
Tips Berkunjung ke Hikaria Ubud
Agar pengalaman menjelajahi keindahan cahaya di Hikaria Immersive Night Walk Bali semakin berkesan, ada beberapa hal penting yang perlu kamu perhatikan sebelum berkunjung. Berikut sejumlah tips praktis yang bisa kamu ikuti agar liburan malam di Tegalalang Ubud ini berjalan lancar dan menyenangkan:
- Datang Saat Cuaca Cerah
Karena Hikaria merupakan aktivitas outdoor (luar ruangan), sebaiknya datang saat cuaca sedang cerah. Musim hujan bisa membuat jalur menjadi licin dan mengurangi pengalaman menikmati permainan cahaya di setiap zona. Cek prakiraan cuaca Ubud terlebih dahulu sebelum berangkat. - Gunakan Pakaian dan Alas Kaki yang Nyaman
Kamu akan berjalan kaki sejauh sekitar 1 kilometer menyusuri delapan zona cahaya. Pastikan memakai pakaian ringan, tidak terlalu tebal, dan sepatu atau sandal yang nyaman agar tidak mudah lelah. Hindari alas kaki berhak tinggi karena beberapa area berupa jalan tanah atau berundak. - Datang Lebih Awal
Waktu terbaik untuk datang adalah sekitar pukul 18.00–19.00 WITA, saat langit mulai gelap namun belum terlalu malam. Kamu bisa menikmati suasana transisi dari senja ke malam dan mendapatkan pencahayaan terbaik untuk foto. Selain itu, datang lebih awal membantu menghindari antrean di pintu masuk. - Siapkan Kamera atau Smartphone dengan Baterai Penuh
Hikaria dikenal sebagai salah satu tempat paling Instagrammable di Ubud. Jadi, pastikan baterai ponsel atau kamera dalam kondisi penuh agar tidak kehabisan daya saat mengambil foto atau video. Jika punya tripod mini atau gimbal, bawa juga untuk hasil gambar lebih stabil dan estetik. - Nikmati Setiap Zona dengan Santai
Ada delapan zona dengan tema berbeda yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman imersif secara bertahap. Jangan terburu-buru berpindah dari satu zona ke zona lain. Ambil waktu untuk benar-benar menikmati permainan cahaya, musik, dan kisah budaya yang disajikan di setiap area. - Hormati Lingkungan dan Instalasi Seni
Sebagian besar instalasi cahaya bersifat interaktif, tetapi tetap jaga sopan santun dan jangan menyentuh bagian yang dilarang. Hindari membuang sampah sembarangan agar keindahan Green Kubu Tegalalang tetap terjaga. - Cocok untuk Keluarga dan Pasangan
Hikaria sangat ramah untuk semua usia, termasuk anak-anak dan lansia. Bagi pasangan, tempat ini juga ideal untuk menikmati malam romantis di bawah sorotan cahaya tematik. Jika membawa anak kecil, awasi mereka dengan baik agar tetap aman di area yang agak gelap. - Nikmati Kuliner Setelah Menonton
Setelah puas menikmati pertunjukan cahaya, kamu bisa mampir ke area restoran Green Kubu Café atau kafe sekitar Tegalalang untuk menikmati hidangan lokal sambil bersantai. Beberapa pengunjung bahkan menyarankan datang lebih awal untuk makan malam sebelum pertunjukan dimulai. - Gunakan Transportasi yang Nyaman
Akses menuju Green Kubu Tegalalang dapat ditempuh dari pusat Ubud sekitar 20–25 menit. Kamu bisa menggunakan mobil sewa dengan sopir pribadi, layanan tour malam, atau kendaraan pribadi. Jika ingin lebih santai, beberapa paket wisata lokal kini juga menawarkan kunjungan ke Hikaria sebagai bagian dari tour Ubud malam hari.
lanjut baca; Itinerary dan harga Paket Tour Ubud – Kintamani
Dengan memperhatikan tips-tips di atas, kunjunganmu ke Hikaria Immersive Night Walk Bali akan menjadi pengalaman liburan malam yang tak terlupakan, paduan antara keindahan alam Ubud, cahaya yang memukau, dan makna budaya Bali yang mendalam
Alamat Loksasi dan Jam Buka Hikaria
Alamat Lengkap: Hikaria Immersive Night Walk Bali berlokasi di area Green Kubu Restaurant and Swing, Jalan Cinta, Banjar Pejengaji, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali.
Lokasinya strategis, berada di kawasan Tegalalang Ubud yang terkenal dengan keindahan sawah berundak dan suasana alam pedesaan yang sejuk. Akses menuju lokasi pun cukup mudah, hanya sekitar 20–25 menit dari pusat Ubud, atau sekitar 1,5 jam perjalanan dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai jika menggunakan mobil atau layanan tour pribadi.
Selain menikmati pertunjukan cahaya di malam hari, pengunjung juga bisa bersantai di Green Kubu Café & Restaurant yang berada di lokasi yang sama, menikmati hidangan khas lokal dengan panorama alam hijau yang menenangkan.
Jam Operasional: Buka setiap hari: 18.00 – 22.00 WITA. Dengan jam buka yang cukup panjang, pengunjung bisa datang lebih awal untuk bersantap di Green Kubu, menikmati pemandangan sore, lalu melanjutkan dengan pengalaman night walk penuh cahaya di Hikaria yang menjadi salah satu atraksi malam paling memukau di Bali.
Alamat dan peta ke lokasi, silakan cek di Google Maps.
Harga Tiket Masuk Hikaria Immersive Night Walk Bali
Untuk menikmati keindahan pertunjukan cahaya dan pengalaman imersif di Hikaria Immersive Night Walk Bali, pengunjung perlu membeli tiket masuk yang sudah disesuaikan dengan kategori wisatawan dan usia. Berikut rincian harga tiket terbaru yang dapat dijadikan acuan:
- Harga Tiket Domestik: Dewasa: Rp 150.000/orang dan Anak-anak (usia 3–12 tahun): Rp 50.000/orang
- Harga Tiket Internasional: Dewasa: Rp 343.000/orang dan Anak-anak (usia 3–12 tahun): Rp 193.000/orang
Catatan penting:
- Anak di bawah usia 3 tahun umumnya gratis masuk, namun tetap harus didampingi orang tua.
- Harga tiket di atas dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan pengelola atau periode promosi tertentu.
Sarana Transportasi Menuju Hikaria Ubud
Bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Hikaria Immersive Night Walk Bali di kawasan Green Kubu Tegalalang, Ubud, terdapat beberapa pilihan sarana transportasi yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kenyamanan. Karena lokasinya berada di area pedesaan Ubud dengan jalur yang sedikit menanjak, penting untuk memilih moda transportasi yang aman dan nyaman, terutama bagi wisatawan yang datang pada malam hari. Berikut pilihan transportasi yang tersedia:
- Sewa Mobil (Dengan atau Tanpa Supir)
Opsi paling populer di kalangan wisatawan. Kamu bisa menyewa mobil harian dengan atau tanpa sopir, tergantung preferensi. Sewa dengan sopir: cocok bagi wisatawan yang tidak familiar dengan jalanan Ubud, apalagi saat malam hari. Sopir lokal biasanya juga berperan sebagai pemandu wisata. Sewa tanpa sopir (self-drive): lebih fleksibel untuk kamu yang ingin menjelajah beberapa tempat sekitar seperti Sawah Tegalalang, Pura Tirta Empul, atau Goa Gajah sebelum menuju Hikaria di malam hari. - Sewa Sepeda Motor
Untuk wisatawan muda atau solo traveler, sewa motor menjadi alternatif ekonomis dan praktis. Banyak penyedia rental motor di area Ubud dan Gianyar yang menawarkan tarif harian terjangkau, biasanya sudah termasuk helm dan jas hujan.
Namun, pastikan kondisi motor baik dan gunakan GPS atau aplikasi navigasi karena jalur menuju Banjar Pejengaji cukup berliku dan minim penerangan di malam hari. - Transportasi Online (Drop Only)
Layanan seperti Gojek atau Grab juga bisa menjadi pilihan, terutama bagi kamu yang ingin datang tanpa repot menyetir. Namun perlu dicatat, untuk sejumlah area di kawasan Ubud, karena aturan lokasl beberapa layanan transportasi online hanya tersedia untuk “drop only”, artinya hanya bisa diantar ke lokasi tetapi tidak selalu bisa memesan perjalanan pulang menggunakan aplikasi. Sebaiknya siapkan alternatif transportasi untuk kembali ke penginapan. - Transportasi Pangkalan (Transportasi Lokal)
Di sekitar Ubud terdapat beberapa pangkalan transportasi lokal seperti taksi wisata atau ojek tradisional. Meski tarifnya biasanya sedikit lebih tinggi dibanding transportasi online, mereka bisa menjadi pilihan jika kamu memerlukan kendaraan langsung di lokasi tanpa pemesanan sebelumnya. Selain itu, menggunakan jasa pengemudi lokal turut membantu perekonomian masyarakat sekitar. - Paket Tour (Private atau Group)
Bagi wisatawan yang ingin menikmati perjalanan tanpa repot mengatur transportasi, tersedia banyak pilihan paket tour ke Ubud yang sudah termasuk kunjungan ke Hikaria Immersive Night Walk. Biasanya paket ini mencakup antar-jemput hotel, makan malam di Green Kubu, serta tiket masuk Hikaria, sehingga sangat praktis dan efisien. Paket semacam ini juga cocok bagi wisatawan keluarga atau pasangan yang ingin pengalaman wisata malam yang lebih nyaman dan terencana.
lanjut baca; sewa mobil di Ubud
Dengan berbagai pilihan transportasi di atas, kamu bisa menyesuaikan sesuai kebutuhan dan gaya liburanmu. Apakah ingin perjalanan santai bersama keluarga dengan mobil pribadi, atau pengalaman petualangan ala backpacker dengan motor, semua bisa dilakukan dengan mudah menuju Hikaria Immersive Night Walk Bali di Tegalalang Ubud, tempat di mana cahaya, budaya, dan alam bersatu menciptakan malam yang penuh keajaiban.