Pura Taman Ayun: Daya tarik wisata, Sejarah dan Harga tiket masuk

Pulau Dewata Bali menawarkan berbagai hal menarik untuk bisa dinikmati oleh para wisatawan, oleh agen perjalanan banyak paket tour yang ditawarkan, baik itu tour dengan tujuan objek wisata pantai, alam pegunungan, danau, air terjun dan juga sawah terasering yang banyak ada di Bali.

Dan salah satu hal menarik lainnya adalah mengunjungi pura di Bali, tour ke objek wisata pura merupakan salah satu kegiatan yang akan bisa menambah pengalaman liburan anda. Tempat suci pura memang banyak terdapat di Bali, ini dikarenakan mayoritas penduduk Bali beragama Hindu.

Jika selama ini waktu liburan anda di Bali dihabiskan untuk mencari kuliner, bersantai di beach bar, atau menikmati kehidupan malam khas Bali, kini saatnya merasakan sisi lain dari Bali dengan menjelajahi tempat suci pura yang penuh dengan nilai spiritual.

Objek wisata Pura Taman Ayun Mengwi

Dan salah satu objek wisata pura yang populer di Bali adalah Pura Taman Ayun, lokasinya di Mengwi, Kabupaten Badung. Lokasinya memang strategis terjangkau dari pusat-pusat pariwisata Bali Selatan seperti Kuta, Canggu dan Nusa Dua, serta berdekatan dengan kota Denpasar.

Pura Taman Ayun juga terletak di jalur wisata, dalam paket tour sehari penuh di Bali, tempat ini biasanya dikemas dalam satu paket perjalanan dengan objek wisata danau Beratan Bedugul, sawah terasering Jatiluwih, dan objek wisata Tanah Lot.

Dan dalam halaman berikut ini akan dikemas informasi mengenai daya tarik wisata Pura Taman Ayun, sejarah singkat, tips berkunjung dan harga tiket masuk terbaru ke objek wisata tersebut.

Daya tarik wisata Pura Taman Ayun Mengwi

Pura Taman Ayun di Mengwi Badung ini, memang memiliki daya tarik sendiri, sehingga setiap harinya banyak kunjungan tour oleh wisatawan yang sedang liburan di Bali. Objek wisata ini terletak di atas lahan dengan luas 4 hektar yang mencakup bangunan pura, kolam dan kebun atau hutan kecil di belakang pura, sedangkan untuk bangunan pura sendiri memiliki luas 100 x 250 meter persegi.

Taman Ayun, yang bermakna ‘Taman Indah di Air’, merupakan ikon Kerajaan Mengwi yang dibangun pada tahun 1634. Taman-taman tertata sangat cantik dan indah di sini, berpadu serasi dengan bangunan pura yang megah.

Selain keindahannya, tempat ini juga kaya akan nilai budaya dan spiritual. Namun, yang benar-benar membuatnya istimewa bagi para wisatawan adalah suasananya yang tenang dan arsitekturnya yang memukau, yang menjadikannya terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

Objek wisata Taman Ayun di Mengwi Badung ini terkenal karena arsitektur bangunan candi dengan ornamen ukiran kuno yang indah dan tata letak tamannya yang rapi. Pura Taman Ayun dikelilingi oleh kolam besar yang memberikan kesan terapung dan taman yang luas, menciptakan suasana yang damai dan sejuk.

baca juga; objek wisata populer di Bali

Struktur pura yang megah dengan meru (pagoda) bertingkat menambah daya tarik visualnya. Begitu juga gerbang candi yang merupakan pintu masuk dihiasi dengan candi bentar yang indah dan detail ukiran yang rumit, mencerminkan keahlian seniman lokal.  Wisatawan dapat menikmati pemandangan indah dari taman-taman yang terawat dengan baik, kolam-kolam yang tenang, dan struktur pura yang megah.

Bagi mereka yang tertarik dengan spiritualitas dan meditasi, Pura Taman Ayun menawarkan lingkungan yang tenang dan damai untuk refleksi dan meditasi. Suasana pura yang sakral dan penuh ketenangan memberikan pengalaman yang mendalam bagi pengunjung.

Objek wisata Taman Ayun adalah tempat yang sangat fotogenik, dengan pemandangan indah dan arsitektur yang memukau. Setiap sudutnya menawarkan kesempatan untuk mengambil foto yang menakjubkan. Waktu terbaik untuk berkunjung tour adalah saat matahari terbit atau terbenam, ketika cahaya alami menciptakan suasana magis untuk wisata foto dan memberikan efek pandang yang lebih sempurna.

Bangunan Meru di Pura Taman Ayun

Pura di Mengwi Badung ini dibangun pada abad ke-17 oleh Raja Mengwi, Tjokorda Sakti Blambangan, dan berfungsi sebagai tempat pemujaan keluarga kerajaan Mengwi. Pura ini juga dianggap sebagai simbol kejayaan Kerajaan Mengwi pada masa lalu. Tempat suci ini sering digunakan untuk upacara keagamaan Hindu, yang memberikan wawasan mendalam tentang budaya dan tradisi Bali.

Pura Taman Ayun berfungsi sebagai Pura Paibon atau Pedarman Raja Mengwi untuk memuja roh leluhur raja-raja dengan mendirikan gedong Paibon dan meru-meru untuk pemujaan serta persembahyangan kepada para Dewa, agar masyarakat kerajaan Mengwi mendapatkan kesejahteraan.

Selain menawarkan arsitektur yang indah, kolam yang mengelilingi Taman Ayun juga memiliki fungsi penting bagi masyarakat, terutama bagi para petani di bagian selatan pura. Kolam ini menampung air dari subak di bagian utara pura sebelum mengalir ke subak di selatan, membantu pengelolaan sumber daya air untuk persawahan.

baca juga; sawah terasering Tegalalang Ubud

Kolam di sekitar objek wisata di Mengwi Badung ini memiliki banyak fungsi, termasuk meningkatkan efektivitas sistem subak dalam pengelolaan air persawahan dan mendukung penghijauan di sekitar pura dengan menanam tanaman untuk keperluan upacara.

Destinasi wisata Taman Ayun mudah diakses dari berbagai wilayah di Bali, terutama dari Denpasar, Ubud, Kuta dan juga terjangkau dari bandara. Hal ini membuatnya menjadi tujuan wisata tour yang populer bagi mereka yang ingin menjelajahi sejarah dan keindahan arsitektur Bali tanpa harus melakukan perjalanan yang panjang.

Aktivitas wisata di Pura Taman Ayun

Liburan dan tour ke objek wisata Taman Ayun di Mengwi Badung, berbagai aktivitas wisata bisa anda lakukan di tempat ini, dan berikut informasinya;

  • Menjelajahi Kompleks Pura

    Pengunjung dapat berjalan-jalan di sekitar kompleks pura yang luas, mengagumi arsitektur tradisional Bali yang khas, termasuk bangunan unik dan menarik yang berbentuk meru bertingkat dan juga bangunan-bangunan suci lainnya.

  • Fotografi

    Objek wisata Taman Ayun menawarkan banyak spot foto yang indah, termasuk kolam yang mengelilingi pura, taman yang rapi, dan bangunan pura yang artistik. Ini adalah tempat yang bagus untuk mengambil foto kenangan liburan anda, bahkan ideal sebagai tempat foto prewedding di Bali.

  • Belajar Sejarah dan Budaya

    Terdapat informasi mengenai sejarah dan makna religius dari Pura Taman Ayun yang dapat dipelajari pengunjung. Ini memberi wawasan lebih dalam tentang kebudayaan Bali dan peranan tempat suci dalam kehidupan spiritual masyarakat setempat.

  • Menikmati Keindahan Taman

    Pura ini terkenal dengan tamannya yang indah dan rapi. Tour dan berkunjung ke objek wisata Taman Ayun pengunjung bisa berjalan-jalan santai di taman, menikmati suasana tenang, dan mengamati berbagai jenis flora yang tumbuh di sekitar objek wisata.

  • Upacara Keagamaan

    Jika beruntung saat tour ke sini, pengunjung bisa menyaksikan upacara keagamaan yang diadakan di Pura Taman Ayun. Ini adalah kesempatan unik untuk melihat langsung bagaimana masyarakat Bali melaksanakan ritual dan upacara mereka.

  • Sewa Pemandu Wisata

    Untuk mendapatkan pengalaman liburan yang lebih mendalam, pengunjung dapat sewa pemandu wisata atau tour guide lokal yang akan menjelaskan detail tentang setiap bagian pura dan juga sejarah akan keberadaan Taman Ayun tersebut.

  • Berbelanja Suvenir

    Di sekitar objek wisata Taman Ayun, terdapat beberapa toko yang menjual berbagai suvenir khas Bali, seperti kerajinan tangan, kain tradisional, dan barang-barang seni, yang bisa untuk belanja keperluan oleh-oleh untuk liburan di Bali anda.

Pura Taman Ayun di Mengwi Badung ini buka setiap hari, dan pengunjung disarankan untuk mengenakan pakaian yang sopan sebagai tanda penghormatan terhadap tempat suci ini.

baca juga; paket tour populer di Bali

Taman di objek wisata Pura Taman Ayun

Sejarah Pura Taman Ayun

Bali awalnya dibentuk oleh kerajaan-kerajaan besar yang memiliki pengaruh kuat terhadap wilayah yang mereka kuasai. Salah satu kerajaan besar di Bali adalah Kerajaan Mengwi, yang berpegang teguh pada Konsep Tri Hita Karana.

Pura Taman Ayun merupakan simbol kejayaan Kerajaan Mengwi, dibangun pada masa kejayaan kerajaan tersebut pada tahun 1634 Masehi (1556 Saka). Tempat ini didirikan oleh raja pertama Mengwi, I Gusti Agung Putu, yang kemudian diberi gelar Tjokorda Sakti Blambangan pada tahun yang sama. Arsitektur pura ini mengikuti pola dasar pembangunan pura di Bali, yaitu konsep Tri Mandala.

Pura Taman Ayun berfungsi sebagai tempat suci untuk memuja Ida Sang Hyang Widhi Wasa atau Tuhan Yang Maha Esa beserta manifestasinya, serta memuja roh leluhur keluarga Kerajaan Mengwi. Keelokan dan kemegahan arsitektur Pura Taman Ayun menggambarkan kejayaan Kerajaan Mengwi.

Tempat suci Taman Ayun adalah Pura Paibon atau Pedarmaan keluarga Raja Mengwi, dibangun untuk memuja roh leluhur raja-raja dengan adanya Gedong Paibon. Pura Taman Ayun telah mengalami beberapa kali renovasi dan pemugaran. Salah satu pemugaran besar dilakukan pada abad ke-18. Renovasi ini dilakukan untuk memperbaiki dan mempercantik bangunan agar tetap kokoh dan indah.

Seperti pura lainnya di Bali, Pura Taman Ayun terbagi menjadi tiga halaman, yaitu bagian paling suci disebut Utama Mandala (jeroan), Madia Mandala (Jaba tengah), dan Nista Mandala (jabaan). Untuk masuk ke Utama Mandala dibangun sebuah Kori Agung (Paduraksa), sedangkan di Madia dan Nista Mandala terdapat candi bentar (Apit surang).

Pura Taman Ayun tidak hanya menjadi simbol religius bagi masyarakat Bali, tetapi juga merupakan salah satu contoh terbaik dari seni dan budaya Bali yang harus dijaga dan dilestarikan.

Untuk Piodalan atau Pujawali yang merupakan hari kelahiran pura tersebut digelar setiap 6 bulan sekali, atau dalam kalender Hindu Bali setiap 210 hari, yakni pada hari Anggara (Selasa) Kliwon, wuku Medangsia, tepatnya 20 setelah perayaan hari raya Galungan.

Tips berkunjung ke Objek wisata Taman Ayun

Berikut beberapa tips yang bisa membantu anda dalam berkunjung ke objek wisata Taman Ayun Mengwi:

  1. Waktu Berkunjung

    Pagi atau Sore Hari: Disarankan untuk datang pagi-pagi atau sore hari untuk menghindari panas terik siang hari dan juga keramaian.
    Hari-hari Biasa: Lebih baik berkunjung pada hari kerja daripada akhir pekan atau hari libur nasional untuk menghindari keramaian.

  2. Pakaian

    Pakaian yang Sopan: Mengingat ini adalah tempat suci, kenakan pakaian yang sopan. Disarankan menggunakan pakaian busana yang lebih tertutup, seperti menutupi bahu dan lutut.
    Sarung: Biasanya disediakan sarung untuk dipakai oleh pengunjung, terutama jika mengenakan pakaian yang kurang sopan.

  3. Tiket Masuk

    Harga Tiket: Siapkan uang tunai untuk membeli tiket masuk disediakan juga metode pembayaran lewat aplikasi QRIS dan juga kartu kredit dan beberapa debit card. Harga tiket masuk untuk wisatawan lokal dan asing mungkin berbeda, jadi pastikan untuk menanyakan tarif yang tepat.

  4. Persiapan

    Air Minum dan Topi: Bawa air minum dan topi untuk melindungi diri dari panas matahari.
    Kamera: Jangan lupa membawa kamera atau smartphone untuk mengabadikan keindahan taman dan pura dalam berbagai foto menarik.

  5. Panduan

    Panduan Lokal: Jika ingin mengetahui lebih banyak tentang sejarah dan budaya tempat ini, Anda bisa menyewa pemandu lokal.

  6. Etika dan Tata Krama

    Hormati Tempat Suci: Jaga kesopanan dan hormati area pura, terutama saat upacara keagamaan berlangsung.
    Jangan Sentuh: Hindari menyentuh atau merusak patung dan struktur pura.
    Bersihkan Sampah: Selalu bawa kembali sampah Anda dan buang pada tempat yang telah disediakan.

Dengan tips ini, diharapkan kunjungan tour anda ke Taman Ayun Mengwi akan lebih nyaman dan menyenangkan!

baca juga; fakta unik dan menarik tentang Bali

Transportasi ke objek wisata Pura Taman Ayun

Ada beberapa cara untuk mencapai Taman Ayun dari berbagai lokasi di Bali:

  1. Menggunakan Mobil atau Motor Pribadi

    Jika Anda memiliki akses ke kendaraan pribadi, ini adalah cara paling fleksibel. Anda bisa menggunakan aplikasi peta seperti Google Maps untuk panduan rute yang paling efisien.
    Dari Denpasar, perjalanan biasanya memakan waktu sekitar 30-45 menit tergantung lalu lintas.

  2. Sewa Mobil atau Motor

    Banyak penyedia jasa sewa mobil dan motor di Bali yang bisa Anda gunakan. Beberapa juga menyediakan opsi dengan sopir, yang bisa sangat membantu jika Anda tidak familiar dengan jalan-jalan di Bali.
    Harga sewa mobil biasanya berkisar antara IDR 300,000 hingga IDR 600,000 per hari, tergantung jenis mobil dan durasi sewa.

  3. Taksi atau Transportasi Online

    Aplikasi transportasi online seperti Gojek dan Grab tersedia di Bali. Anda bisa memesan taksi atau mobil langsung dari aplikasi. Ini adalah opsi yang nyaman jika Anda tidak ingin repot menyetir sendiri.
    Tarif akan tergantung pada jarak tempuh, tetapi dari Denpasar ke Taman Ayun biasanya sekitar IDR 150,000 hingga IDR 300,000.

  4. Tour Paket Wisata

    Banyak agen perjalanan di Bali yang menawarkan paket tur yang mencakup kunjungan ke Taman Ayun. Paket ini sering kali termasuk transportasi, pemandu, dan kunjungan ke beberapa destinasi wisata lainnya.
    Harga paket tur bisa bervariasi, biasanya mulai dari IDR 400,000 per orang.

  5. Bus Umum

    Opsi ini lebih jarang digunakan oleh wisatawan karena keterbatasan rute dan jadwal. Namun, ada beberapa bus umum atau shuttle bus yang bisa membawa Anda ke daerah Mengwi. Dari terminal Mengwi, Anda bisa melanjutkan perjalanan dengan taksi atau ojek.

lanjut baca; paket Taman Ayun – Bedugul Tour

Harga tiket masuk ke Pura Taman Ayun
  • Domestik (WNI): Dewasa Rp 15.000 dan Anak Rp 10.000/orang
  • Internasional (WNA): Dewasa Rp 30.000 dan Anak Rp 15.000/orang
  • Parkir kendaraan: Rp 2.000/sepeda motor, Rp 5.0000/mobil dan Rp 10.000/bus

Harga tiket masuk tersebut di atas bisa saja berubah atau berbeda sewaktu-waktu, sesuai kebijakan pengelola.

Untuk alamat dan peta lokasi ke objek wisata Pura Taman Ayun di Badung Bali ini, silakan cek di google maps.

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
URL has been copied successfully!
Scroll to Top