Objek wisata Pura Uluwatu: Daya Tarik, Sejarah dan Harga tiket masuk

Selain mengemas informasi mengenai fast boat dari Bali ke Gili Trawangan, tersedia juga informasi mengenai berbagai objek wisata menarik yang menjadi tujuan tour wisatawan di Bali, sehingga akan memperlengkap wawasan anda mengenai pariwisata yang ada di pulau Dewata.

Dan salah satu objek wisata yang begitu populer adalah objek wisata Pura Uluwatu, Pura ini terletak di Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, dan termasuk dalam peta wilayah pariwisata Bali Selatan.

Pura Uluwatu adalah salah satu destinasi wisata alam selain pantai di Bali Selatan, yang terkenal dengan pesona pantai berpasir putihnya yang memukau. Letaknya yang berada di ujung perjalanan wisata ke arah Bali Selatan memungkinkan pengunjung untuk menyaksikan keindahan alam saat matahari terbenam atau sunset.

Pesona alam yang ditawarkan memang begitu menawan, tempat ini selalu ramai terutama pada sore harinya, dan menjadikannya sebagai salah satu tujuan tour wajib bagi wisatawan, apalagi mereka yang baru pertama kali datang dan liburan ke Bali.

Lalu apa saja yang ditawarkan objek wisata ini sehingga begitu menarik perhatian para wisatawan? Nah, berikut dalam halaman ini akan dikemas informasi mengenai daya tarik wisata yang ditawarkan, sejarah dan asal-usul berdirinya pura, serta harga tiket masuk di objek wisata Uluwatu.

Objek wisata pura Uluwatu

Daya tarik objek wisata Uluwatu

Seperti diketahui, banyak pura di Pulau Dewata Bali yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah umat Hindu tetapi juga menjadi destinasi wisata bagi para turis yang sedang liburan dan berkunjung ke pulau Dewata Bali.

Bagi umat Hindu, diyakini kalau Pura Uluwatu yang terletak di wilayah Badung Selatan ini adalah salah satu dari enam pura Sad Kahyangan Jagat, yang berfungsi sebagai penyangga pada poros mata angin di Bali, memberikan stabilitas, ketenangan, dan kenyamanan bagi pulau ini.

Sebagai salah satu pura utama di Bali, Pura Uluwatu memiliki suasana spiritual yang kuat. Banyak umat Hindu Bali yang datang ke sini untuk bersembahyang dan mencari berkah. Ketenangan dan kedamaian di area pura memberikan pengalaman yang mendalam bagi para pengunjung.

baca juga; objek wisata populer di Bali

Pura Uluwatu adalah salah satu pura yang paling terkenal di Bali tidak hanya kesakralanya tetapi juga pesona alam yang ditawarkanya, terletak di atas tebing setinggi 97 meter yang menjorok ke Samudra Hindia. Arsitektur pura yang terlihat megah juga pemandangan alam yang spektakuler di sekitarnya menjadi daya tarik tersendiri.

Pura Uluwatu memiliki arsitektur tradisional khas Bali dengan ukiran dan ornamen yang rumit. Struktur pura ini dibangun dengan batu koral dan batu kapur, menambah keunikan dan keindahannya. Di dalam kompleks pura terdapat beberapa bangunan penting dan arca-arca suci.

Pura Uluwatu terletak di atas tebing yang memberikan pemandangan langsung ke Samudra Hindia. Lokasinya yang tinggi membuat pengunjung bisa menikmati pemandangan laut yang luas dan indah, terutama saat matahari terbenam. Sunset di Pura Uluwatu adalah salah satu yang terbaik di Bali.

Uluwatu, yang terletak di ujung selatan Pulau Bali, dikenal dengan tebing-tebing cantik yang menjulang tinggi dan curam, menawarkan pemandangan alam yang luar biasa indah, memberikan pemandangan spektakuler ke arah Samudra Hindia.

Pemandangan tebing di Uluwatu

Tebing-tebing ini memberikan nuansa dramatis dan menjadi latar belakang yang ideal untuk foto-foto, pesona keindahan tersebut akan lebih sempurna lagi ketika sunset tiba, sehingga banyak fotografer yang memilih kawasan ini sebagai tempat foro prewedding.

Daya tarik lainnya adalah setiap hari di Pura Uluwatu, khususnya pada sore hari, diselenggarakan pertunjukan tari Kecak yang terkenal. Tari Kecak adalah salah satu tarian tradisional Bali yang mengisahkan cerita dari Ramayana, diiringi oleh suara “cak” dari para penari yang duduk melingkar.

Pertunjukan Tari Kecak di Uluwatu ini semakin memukau dengan latar belakang matahari terbenam di lautan, Pertunjukan ini berlangsung setiap pukul 18.00 WITA menjelang matahari terbenam dan selalu ramai pengunjung, karena begitu antusiasnya pengunjung, bahkan pada saat liburan, pertunjukan Tari Kecak dilakukan dua kali sehari.

baca juga; paket tour Uluwatu Bali

Tari Kecak di Uluwatu dipentaskan oleh sekitar 50-100 penari yang duduk melingkar mengenakan sarung putih dan kain bercorak hitam merah, bertelanjang dada, sambil berseru “cak, cak” dalam irama yang berbeda, menciptakan perpaduan suara yang indah.

Begitu banyak daya tarik yang ditawarkan di objek wisata pura Uluwatu, lokasinya juga tergolong strategis, cukup terjangkau dari pusat-pusat pariwisata di Bali seperti Canggu, Kuta, Jimbaran, dan Nusa Dua dan cukup berdekatan dengan bandara Ngurah Rai, sehingga destinasi wisata ini selalu ramai menjadi tujuan tour terutama pada sore harinya.

Objek wisata di Sekitar Uluwatu

Ada sejumlah objek wisata yang lokasinya berdekatan dan serah perjalan dengan Uluwatu, sehingga jika anda mengagendakan tour dengan tujuan utama Uluwatu ada baiknya anda mengunjungi tempat-tempat berikut terlebih dahulu, dan menjelang sunset tiba atau sekitar 5 sore sudah tiba di Uluwatu.

  • Pantai Padang Padang

    Objek wisata ini terkenal dengan pasir putihnya yang lembut dan ombak yang cocok untuk berselancar. Pantai ini menjadi lebih populer setelah digunakan sebagai lokasi syuting film “Eat Pray Love”. Untuk mencapai pantai ini, anda harus melewati celah sempit di antara dua tebing batu.

  • Pantai Bingin

    Pantai Bingin adalah surga bagi para pecinta rekreasi surfing dengan ombak yang menantang. Selain itu, tempat rekreasi alam pesisir ini juga ideal untuk berenang, berjemur dan bersantai. Di sekitarnya terdapat banyak penginapan dan kafe yang menawarkan pemandangan laut yang indah.

  • Pantai Suluban

    Pantai Suluban, juga dikenal sebagai Blue Point Beach, terkenal dengan gua-gua karangnya yang unik dan ombak besar yang menarik para peselancar dari seluruh dunia. Untuk mencapai pantai ini, Anda harus turun melalui tangga yang cukup curam.

  • Pantai Nyang Nyang

    Pantai Nyang Nyang adalah salah satu pantai tersembunyi di Uluwatu yang masih alami dan jarang dikunjungi wisatawan. Untuk mencapainya, Anda harus melewati trek menuruni bukit, tetapi usaha Anda akan terbayar dengan pemandangan pantai yang eksotis dan sepi.

  • Pantai Dreamland

    Pantai Dreamland adalah pantai yang populer di kalangan wisatawan karena pasirnya yang putih dan ombaknya yang bagus untuk berselancar. Di sekitar pantai ini terdapat banyak resort mewah dan restoran.

  • Single Fin

    Tempat ini adalah salah satu lokasi nongkrong yang terkenal di Uluwatu. Terletak di tebing dengan pemandangan laut yang menakjubkan, tempat ini sangat cocok untuk menikmati matahari terbenam sambil menikmati makanan dan minuman.

  • Karang Boma Cliff

    Tempat ini juga dikenal sebagai Uluwatu Cliff, adalah salah satu destinasi wisata terkenal di Bali, Indonesia. Terletak di Uluwatu, tebing ini menawarkan pemandangan spektakuler Samudra Hindia dari ketinggian sekitar 70 meter di atas permukaan laut.

Sejarah dan Asal-usul Uluwatu

Nama “Uluwatu” berasal dari dua kata dalam bahasa Bali: “Ulu” yang berarti “kepala” atau “ujung” dan “Watu” yang berarti “batu”. Jadi, Uluwatu berarti “ujung batu,” yang merujuk pada posisi pura yang berada di ujung tebing batu yang curam menghadap Samudra Hindia.

Pura Luhur Uluwatu adalah salah satu dari enam pura utama yang dianggap sebagai pilar spiritual utama di Bali. Pura ini diyakini didirikan oleh Mpu Kuturan, seorang pendeta Hindu Jawa, pada abad ke-11. Kemudian, pada abad ke-16, pura ini diperluas oleh Dang Hyang Nirartha, seorang pendeta Hindu dari Kerajaan Majapahit di Jawa. Beliau dikatakan mencapai moksha (keabadian spiritual) di sini.

Pura Uluwatu memiliki banyak mitos dan legenda yang terkait dengannya. Salah satunya adalah tentang Dang Hyang Nirartha yang dipercaya mencapai kesempurnaan spiritual dan menghilang dalam cahaya saat meditasi di tempat ini.

Tips Berkunjung Uluwatu

  • Waktu Kunjungan tour

    Sore Hari: Waktu terbaik untuk berkunjung ke Uluwatu adalah di sore hari, terutama untuk menikmati pemandangan matahari terbenam atau sunset yang menakjubkan.
    Awal Pagi: Jika ingin menghindari keramaian, datanglah di pagi hari sebelum wisatawan lain tiba.

  • Nonton Tari Kecak

    Beli Tiket di Online: Untuk menghemat waktu ketika perjalanan tour, belilah tiket pertunjukan Kecak Dance secara online jika tersedia.
    Beli Tiket di di Lokasi: Datanglah ke loket penjualan tiket lebih awal (loket buka jam 5 sore) pastikan untuk memesan tempat duduk untuk pertunjukan Tari Kecak lebih awal karena sering kali tiket cepat habis, atau tersedia pada pertunjukan kedua.

  • Pakaian

    Berpakaian Sopan: Uluwatu merupakan tempat suci, jadi berpakaianlah sopan. Kain dan selendang akan disediakan di pintu masuk bagi pengunjung.
    Kenyamanan: Pakailah pakaian yang nyaman dan sepatu yang sesuai untuk berjalan di area yang berbatu dan berundak.

  • Keamanan

    Barang Berharga: Waspadalah terhadap monyet yang ada di sekitar pura karena mereka suka usil mengambil barang-barang kecil seperti kacamata, topi, dan handphone. Simpan barang berharga di tempat yang aman.
    Hati-hati di Tebing: Saat tour ke objek wisata ini, anda juga wisata foto untuk menemukan angle yang tepat, jangan terlalu dekat dengan tepi tebing karena bisa sangat berbahaya.

  • Fotografi

    Pemandangan Indah: Bawa kamera atau smartphone dengan baterai penuh untuk mengabadikan pemandangan yang indah. Tempat ini sangat fotogenik dan intagramable.
    Spot Foto: Manfaatkan spot-spot foto populer, tetapi tetaplah berhati-hati dan ikuti aturan setempat.

  • Transportasi

    Sewa Kendaraan: Menyewa mobil atau motor bisa menjadi pilihan yang baik untuk mencapai Uluwatu. Pastikan untuk memeriksa kondisi kendaraan sebelum menyewa.
    Transportasi Publik: Alternatif lain adalah menggunakan taksi atau jasa transportasi online seperti Grab atau Gojek.
    Ikut paket Tour: Terdapat banyak pilihan paket tour dengan tujuan utama Uluwatu, paket tour biasanya sudah termasuk semuanya, seperti makan, tiket masuk dan sarana transportasi

Harga tiket masuk Uluwatu

Harga tiket masuk ke objek wisata Pura Uluwatu di Bali dapat bervariasi tergantung pada kategori pengunjung dan kebijakan terbaru dari pengelola. Secara umum, harga tiket masuk untuk wisatawan domestik (WNI) dan mancanegara (WNA) berbeda.

Harga Tiket Masuk ke Objek wisata

  • Dewasa: Rp 30.000/orang/WNI dan Rp 50.000/WNA
  • Anak-anak (6-12 tahun): Rp 20.000/orang/WNI dan Rp 30.000/WNA

Harga Tiket Nonton Tari Kecak

  • Dewasa: Rp 150.000/orang/WNI/WNA
  • Anak-anak (2-9 tahun): Rp 75.000/orang/WNI/WNA

baca juga; harga tiket masuk objek wisata di Bali

Dari harga tersebut diketahui, kalau harga tiket masuk ke objek wisata dan nonton tari Kecak berbeda, dan harga juga bisa saja berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pengelola, dan kami ters berkomitmen untuk bisa update informasi terbaru mengenai informasi objek wisata tersebut.

Untuk akses ke objek wisata Uluwatu, silakan cek google maps

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
URL has been copied successfully!
Scroll to Top