Di pulau Dewata Bali, keindahan wisata alam tak hanya menjadi daya tarik utama. Budaya dan tradisi Bali yang kaya juga turut memikat perhatian, menjadi peninggalan berharga dari masa lalu yang tetap terjaga dengan baik meskipun di tengah arus modernisasi.
Salah satu contohnya adalah tradisi pemakaman di desa Trunyan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali. Pemakaman di desa Trunyan ini, tergolong sangat unik sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Hal unik lainnya di Desa Trunyan adalah memiliki warisan tari tradisional kuno dan sakral, yakni Barong Brutuk yang hanya dipentaskan setiap dua tahun sekali.
Pemakaman di desa Trunyan ini terletak di kaki tebing bukit, seberang Danau Batur, benar-benar terisolasi, tidak ada jalur darat untuk menuju pemakaman tersebut, jadi jika anda ada agenda tour di Bali dan ingin berkunjung, harus menyeberangi danau Batur, dengan cara sewa perahu motor. Tiket penyeberangan tersedia di dermaga-dermaga seperti Kedisan, Cemara Landung, dan Toya Bungkah.
baca juga; paket tour populer di Bali
Tradisi unik pemakaman adat di Trunyan Bangli mungkin sudah tidak asing bagi sebagian orang. Di sana, jenazah diletakkan di atas tanah di bawah pohon Menyan, yang kemudian dipagari dengan ancak saji (anyaman bambu) agar tidak diganggu binatang.
Yang mengejutkan dan membuatnya aneh dan unik, adalah jenazah tersebut tidak mengeluarkan bau busuk sama sekali. Keanehan dan keunikannya tersebut membuatnya menjadi daya tarik sendiri bagi wisatawan yang sedang liburan di Bali, dan kini, banyak wisatawan yang memasukkan agenda tour untuk kunjungan wisata ke pemakaman tersebut.
Untuk memenuhi kebutuhan wisatawan yang akan wisata dan tour dengan tujuan ke pemakaman tersebut, kami menyediakan jasa sewa perahu ke pemakaman Trunyan. Tiket penyeberangan bisa dipesan lebih awal karena ketersediaannya terbatas.

Sewa Perahu dan guide lokal ke pemakaman Trunyan
Banyak pengunjung yang bingung mencari informasi yang akurat tentang sewa perahu yang aman dan nyaman dengan tujuan ke kuburan adat Trunyan di Kintamani. Mereka tidak hanya mempertanyakan harga sewa perahu dan tiket penyeberangan boat, tetapi juga mengkhawatirkan kenyamanan perjalanan dan apakah pelayanan akan sesuai dengan harapan.
Isu-isu kurang sedap yang pernah terjadi seputar pelayanan sewa perahu menuju kuburan adat Trunyan telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan wisatawan. Pernah ada cerita akan pelayanan tukang perahu yang kurang ramah atau meminta biaya tambahan di tengah perjalanan.
Pemerintah daerah kabupaten Bangli dan desa adat setempat telah mengambil langkah serius untuk menjaga reputasi wilayah mereka sebagai tujuan wisata. Mereka menyadari betapa pentingnya industri pariwisata bagi Bali, terutama kabupaten Bangli.
baca juga; tradisi unik pemakaman di desa Trunyan
Upaya ini telah dilakukan dengan baik sehingga wisatawan dapat merasa aman dan nyaman saat mengunjungi Trunyan. Tidak ada yang ingin melihat reputasi desa mereka tercemar oleh keluhan beberapa individu. Apalagi sekarang, Trunyan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Bangli, sehingga wajib dijaga dengan baik dan bila perlu ditingkatkan lagi.
Kisah kurang menyenangkan tentang pelayanan sewa perahu ke Trunyan tampaknya terjadi sekitar tahun 2010 silam. Untuk mengatasi masalah tersebut, pemerintah daerah Kabupaten Bangli bersama masyarakat desa adat Trunyan bergerak cepat, terus berkomunikasi dan bekerja sama untuk menjaga kenyamanan pengunjung yang datang ke Trunyan.
Untuk saat ini anda tak perlu ragu lagi untuk menikmati keunikan pemakaman di Bali tersebut. Anda dapat dengan tenang untuk sewa perahu atau membeli tiket penyeberangan boat ke sana, menikmati perjalanan sekitar 20-30 menit sambil menikmati keindahan alam Danau Batur.
Jika masih meragukan akan kenyamanan saat sewa perahu, anda bisa menyewa guide lokal untuk menemani di sepanjang perjalanan dan bisa mendapatkan informasi akurat tentang keunikan pemakaman di Desa Trunyan Bangli, termasuk berbagai informasi lainnya tentang pemakaman tersebut.
Untuk itulah dalam paket harga tiket ini, Untuk mencapai kuburan Desa Trunyan, kami menyediakan guide atau pemandu wisata lokal yang akan menemani perjalanan tour anda ketika di atas perahu dan selama di pemakaman, memastikan Anda merasa aman dan nyaman sampai tujuan, serta menjamin pengalaman liburan yang memuaskan.
baca juga; 10 fakta unik dan menarik tentang Bali
Ada beberapa pintu masuk ke kuburan Desa Trunyan, seperti melalui sewa perahu dari dermaga tepi Danau Batur di Desa Kedisan Kintamani, atau dengan membeli tiket penyeberangan atau menyewa perahu motor langsung ke kuburan.
Akses lain penyeberangan ke pemakaman desa Trunyan adalah dari desa Trunyan itu sendiri, jarak tempuh penyeberangan dari desa Trunyan ke pemakaman lebih dekat, namun akses jalan cukup ekstrem dan tidak direkomendasikan karena berbahaya. Rekomendasi kami adalah sewa perahu motor dari dermaga Kedisan.
Kami lebih memilih penyeberangan dari dermaga Desa Kedisan karena jaraknya yang dekat dari arah Kintamani, efisien waktu, dan kondisi jalan yang baik. Anda juga akan didampingi oleh guide atau pemandu lokal sehingga perjalanan anda lebih nyaman, bahkan jika anda ingin foto selama aktivitas wisata, guide kami siap membantu.
Kondisi terbaru saat ini di kawasan ini adalah, dermaga baru dermaga Kedisan yang didesain dengan estetik, sehingga bisa juga menjadi objek wisata foto yang menarik di sini, begitu juga di pemakaman Trunyan juga sudah baru, tidak lagi menggunakan dermaga apung dari bambu, sehingga saat wisata, akan terasa lebih nyaman.
Harga Tiket ke Pemakaman desa Trunyan
Berikut kami sertakan harga tiket boat terbaru untuk sewa perahu motor berikut dengan guide lokal, perahu berangkat dari dermaga desa Kedisan menuju ke pemakaman di desa Trunyan Kintamani
Berikut harga tiket atau sewa perahu ke pemakaman desa Trunyan
- 1 orang: Rp 970.000/perahu
- 2 orang: Rp 1.055.000/perahu
- 3 orang: Rp 1.195.000/perahu
- 4 orang: Rp 1.230.000/perahu
- 5 orang: Rp 1.270.000/perahu
- 6 orang: Rp 1.405.000/perahu
- 7 orang: Rp 1.440.000/perahu
Berikut adalah syarat dan ketentuan harga tiket untuk penyeberangan ke pemakaman desa Trunyan:
- Harga di atas hanya untuk wisatawan domestik (WNI)
- Tambahan harga tiket Rp 40.000/orang untuk wisatawan asing (WNA)
- Tabel harga di atas untuk charter/sewa private perahu pergi dan pulang (PP), tidak gabung dengan peserta tour dari grup lain, harga tergantung jumlah peserta
- Termasuk tiket masuk (donasi) di lokasi pemakaman desa Trunyan.
- Termasuk pemandu wisata atau guide lokal berbahasa Indonesia yang berpengalaman.
- Jadwal keberangkatan perahu bisa dipesan lebih awal, sesuai ketersediaan
- Harga telah diperbarui per Mei 2024.
Perjalanan saat menyeberang dan sewa perahu ke pemakaman desa adat Trunyan akan menyediakan kenyamanan bagi Anda dengan pendampingan dari pemandu wisata lokal yang sopan dan ramah.
Pemandu ini akan menemani anda dari dermaga desa Kedisan menuju pemakaman Trunyan, memberikan penjelasan tentang keberadaan dan tata cara pemakaman di tempat tersebut. Setelah kunjungan selesai, pemandu akan membawa Anda kembali ke dermaga Kedisan Bangli.
baca juga; harga tiket masuk terbaru objek wisata di Bali
Jika anda berencana wisata dan tour mengunjungi desa Trunyan saat berlibur di Bali, disarankan untuk melakukan reservasi terlebih dahulu, karena sewaktu-waktu bisa penuh dan memastikan ketersediaan guide atau pemandu dan juga jadwal keberangkatan yang tersedia.
Jarak dari bandara Internasional Ngurah Rai ke dermaga Kedisan Bangli sekitar 75 km, akses ke dermaga Kedisan dapat dicapai melalui jalan raya Penelokan Kintamani, kemudian masuk ke jalan Windu Sara, di mana jalannya menurun hingga mencapai pertigaan desa Kedisan. Dari sana, belok kanan menuju dermaga desa Kedisan.
Akses ini dapat ditempuh dengan kendaraan bermotor seperti mobil atau bus pariwisata. Dan berikut adalah peta lokasi dermaga Kedisan Bangli yang merupakan tempat sewa dan keberangkatan perahu, silakan cek lokasi di Google Maps.
