Banyu Wana Amertha Waterfall di Buleleng, Daya tarik wisata, Akses ke lokasi

Bali selama ini dikenal dunia sebagai destinasi impian dengan pantai-pantai eksotis, pura-pura megah, dan kekayaan budaya yang memesona. Namun di balik gemerlap pantai selatan seperti Kuta, Seminyak, atau Uluwatu, tersembunyi sisi lain Pulau Dewata yang tak kalah menakjubkan.

Keindahan alam pegunungan dan air terjun di Bali Utara, khususnya di kawasan Buleleng, menjadi hal menarik untuk dinikmati. Bagi para pelancong yang mendambakan ketenangan, petualangan, dan kedekatan dengan alam, Bali Utara menawarkan pengalaman berbeda yang jauh dari hiruk-pikuk keramaian.

Kabupaten Buleleng, yang merupakan wilayah terluas di Bali, kaya akan lanskap berbukit, lembah hijau, kebun kopi, serta jajaran air terjun spektakuler. Daya tarik alamnya yang masih asri dan relatif belum banyak terjamah membuat Buleleng menjadi surga tersembunyi bagi para pencinta alam sejati.

Tidak heran jika kawasan ini perlahan mulai naik daun sebagai destinasi wisata alternatif, terutama di kalangan wisatawan yang mencari keaslian Bali yang lebih damai dan alami, dan salah satu permata tersembunyi yang kini mulai dikenal luas adalah Banyu Wana Amertha Waterfall. Namanya memang belum begitu populer, seperti Gitgit ataupun Sekumpul yang sekarang menjadi tujuan tour wajib di wilayah Bali Utara.

Banyu Wana Amertha Waterfall

Banyu Wana Amertha Waterfall, terletak di kawasan pedesaan yang sejuk di Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Air terjun Banyu Wana Amertha ini menawarkan pemandangan yang memukau, suasana tenang, serta sensasi berpetualang melewati hutan tropis. Tidak hanya satu, tetapi beberapa aliran air terjun dapat ditemukan dalam satu kawasan, menjadikan kunjungan ke sini penuh kejutan dan keindahan berlapis.

Berbeda dengan air terjun populer lain yang mungkin sudah ramai dikunjungi, Banyu Wana Amertha masih mempertahankan nuansa alami yang otentik. Deru air yang jatuh dari tebing, aroma tanah basah, suara burung-burung hutan, dan hijaunya dedaunan menciptakan simfoni alam yang menenangkan jiwa. Bagi pecinta wisata foto seperti fotografer dan pejalan kaki, hingga sekadar pencari ketenangan, Banyu Wana Amertha adalah kanvas sempurna untuk menjalin kembali hubungan dengan alam.

Dalam artikel ini, kita akan mengupas tuntas segala hal tentang Banyu Wana Amertha Waterfall di Buleleng, sebuah hidden gems berupa air terjun tersembunyi di Bali Utara, berikut juga kami kemas informasi daya tarik wisata yang ditawarkan, akses ke lokasi dan harga tiket masuk terbaru ke tempat ini. Mari kita mulai petualangan menuju salah satu surga tersembunyi Bali ini!

Daya tarik Banyu Wana Amertha Waterfall di Buleleng

Secara harfiah, Banyu Wana Amertha dapat diartikan sebagai “anugerah air di dalam hutan”, sebuah nama yang benar-benar mencerminkan suasana dan keindahan air terjun ini. Tempat ini tidak hanya menawarkan pemandangan luar biasa, tetapi juga menghadirkan ketenangan jiwa melalui suara gemericik air yang mengalir di tengah hutan tropis yang rimbun.

Banyu Wana Amertha Waterfall menawarkan lebih dari sekadar pemandangan air terjun biasa. Terletak di kawasan hijau Desa Wanagiri, Buleleng, Bali Utara, destinasi tour terbaru ini menghadirkan kombinasi antara keindahan alam murni, suasana damai, serta petualangan yang menggugah.

Air terjun Banyu Wana Amertha mulai dikenal di tahun 2017 dan diresmikan pada tahun 2018, walaupun keberadaannya sudah cukup lama, tapi tergolong air terjun terbaru dibandingkan yang lainnya di wilayah kabupaten Buleleng. Dan sekarang objek wisata tersembunyi di Buleleng ini sudah mulai dikenal, banyak wisatawan yang mengagendakan tour ke tempat ini, hanya ingin menikmati keindahan dan suasana yang ditawarkan.

baca juga; paket tour populer di Bali

Salah satu hal yang membuat Banyu Wana Amertha Waterfall unik adalah adanya lebih dari satu air terjun dalam satu area yang berdekatan. Setidaknya terdapat empat air terjun utama di kompleks ini, masing-masing dengan karakteristik yang berbeda.

Ada yang jatuh seperti tirai lembut dari tebing tinggi, ada pula yang mengalir deras di antara bebatuan. Ini memungkinkan pengunjung menikmati variasi pemandangan hanya dengan menjelajahi area kecil, seolah menemukan “harta karun tersembunyi” di setiap sudutnya.

Banyu Wana Amertha Waterfall masih terjaga keasriannya. Vegetasi hijau yang lebat, jalan setapak di antara pepohonan kopi dan cengkeh, serta aliran sungai yang bersih menciptakan suasana alami yang sangat menenangkan.

Tidak ada polusi suara atau bangunan beton besar di sini, hanya suara gemericik air, kicauan burung, dan desiran angin di antara pepohonan. Bagi wisatawan yang ingin merasakan liburan, koneksi mendalam dengan alam, ini adalah tempat yang sempurna.

Air terjun Banyu Wana Amertha di Buleleng

Keindahan Banyu Wana Amertha sangat fotogenik. Formasi tebing yang dilapisi lumut, pancuran air yang keluar dari tebing batu, membentuk tirai-tirai halus, dan kolam alami berwarna jernih menciptakan latar belakang yang sempurna untuk fotografi alam.

Sejumlah titik mata air alam yang keluar dari tebing batu, memang membuatnya tampil begitu cantik dan unik, seolah seperti tirai. Banyak wisatawan menghabiskan waktu lama untuk mengabadikan setiap sudut air terjun dari berbagai perspektif. Bagi pecinta konten media sosial atau fotografi profesional, tempat ini benar-benar menawarkan peluang visual yang memikat.

Di air terjun di Banyu Wana Amertha terdapat kolam alami yang cukup dangkal dan aman untuk berenang atau sekadar berendam. Airnya yang sejuk dan jernih karena bersumber dari mata air alam membuat siapa pun tergoda untuk menceburkan diri. Menikmati segarnya air pegunungan setelah trekking tentu menjadi pengalaman liburan yang tak terlupakan.

Berbeda dengan banyak objek wisata populer di Bali yang sering dipenuhi wisatawan, objek wisata Banyu Wana Amertha di Buleleng ini menawarkan suasana yang jauh lebih tenang. Karena lokasinya yang agak tersembunyi dan perjalanan yang memerlukan usaha ekstra, air terjun ini cenderung lebih sepi. Ini adalah tempat wisata hidden gems, ideal bagi mereka yang ingin melarikan diri dari hiruk pikuk keramaian dan menikmati keindahan alam dalam suasana damai.

lanjut baca; objek wisata hidden gems di Bali

Pengelolaan Banyu Wana Amertha Waterfall dilakukan langsung oleh masyarakat setempat. Dengan membayar tiket masuk yang terjangkau, pengunjung juga turut mendukung ekonomi desa dan pelestarian lingkungan sekitar. Sikap ramah dan sambutan hangat dari penduduk lokal menambah nilai pengalaman wisata ini, memberikan sentuhan personal yang membuat kunjungan terasa lebih berkesan.

Lokasi objek wisata air terjun Banyu Wana Amertha yang strategis di kawasan Wanagiri juga memungkinkan wisatawan untuk mengunjungi destinasi menarik lain di sekitarnya, seperti Danau Buyan, Danau Tamblingan, dan Wanagiri Hidden Hills. Dengan sedikit perencanaan, Anda bisa menggabungkan kunjungan tour Anda ke air terjun ini dengan eksplorasi kawasan wisata Bedugul dan sekitarnya dalam satu hari penuh petualangan.

Lokasi dan Akses ke Banyu Wana Amertha Waterfall

Banyu Wana Amertha Waterfall berlokasi di Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali Utara. Lokasinya sangat strategis untuk dikunjungi, terutama jika Anda sedang tour berada di sekitar kawasan Bedugul, Danau Buyan, atau Danau Tamblingan.

Dari kawasan Bedugul, perjalanan ke air terjun ini hanya memerlukan waktu sekitar 15–20 menit berkendara. Jika berangkat dari Denpasar, waktu tempuh sekitar 2 jam, tergantung kondisi lalu lintas.

Kawasan Buleleng memang dikenal dengan deretan air terjun spektakulernya, dan Banyu Wana Amertha menjadi salah satu favorit berkat keunikan dan aksesibilitasnya yang relatif mudah dibandingkan air terjun tersembunyi lainnya di Bali

Akses untuk mencapai ke lokasi Banyu Wana Amertha, Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi atau memilih untuk sewa mobil lengkap dengan sopir. Mengingat rute jalan menuju lokasi berkelok-kelok dan cukup sempit di beberapa bagian, lebih nyaman jika perjalanan dipandu oleh pengemudi lokal yang sudah mengenal medan.

baca juga; sewa mobil murah di Bali

Setelah tiba di area parkir resmi yang telah disediakan, petualangan kecil Anda pun dimulai. Dari sini, pengunjung harus berjalan kaki sejauh kurang lebih 1.000 meter untuk sampai ke lokasi air terjun. Trek yang dilalui cukup ramah untuk semua usia, akses jalan dahulunya berupa jalan setapak sekarang sudah dibeton, sehingga pengunjung yang berjalan kaki bisa lebih aman dan nyaman, jika anda ingin lebih mudah bisa sewa jasa tukang ojek.

Menariknya, jalur trekking ini cukup mudah, membawa Anda menyusuri kebun milik warga lokal. Di sepanjang jalan, traveler akan disambut pemandangan alami berupa kebun kopi dan pohon cengkih yang tumbuh subur di kiri dan kanan. Udara segar, aroma tanah basah, dan hijaunya dedaunan akan menemani perjalanan Anda, membuat pengalaman liburan dan wisata ke hidden gems ini terasa semakin autentik dan dekat dengan alam Bali yang sebenarnya.

Harga Tiket Masuk

Untuk menikmati keindahan dan ketenangan di Banyu Wana Amertha Waterfall, pengunjung dikenakan tiket masuk dengan tarif yang sangat terjangkau:

  • Wisatawan Domestik: Rp 20.000/orang
  • Wisatawan Mancanegara: Rp 30.000 per orang
  • Sewa ojek (opsional): Rp 30.000/orang/trip

Harga tiket masuk ke Banyu Wana Amertha bisa saja berubah sewaktu-waktu, sesuai kebijakan pengeloala.

baca juga; harga tiket masuk ke objek wisata di Bali terbaru

Objek wisata sekitar Banyu Wana Amertha

1. Spot Foto Puncak Wanagiri
Puncak Wanagiri merupakan salah satu spot foto populer di kawasan Bali Utara yang menawarkan panorama Danau Buyan dan Danau Tamblingan dari ketinggian. Tempat ini terkenal dengan berbagai instalasi kreatif seperti ayunan raksasa, sarang burung, dan spot foto berbentuk perahu yang dirancang untuk menghasilkan foto Instagramable. Berada tidak jauh dari Banyu Wana Amertha Waterfall, lokasi ini sangat cocok dikunjungi setelah menjelajahi air terjun untuk melanjutkan petualangan fotografi di alam terbuka.

2. Danau Tamblingan
Danau Tamblingan adalah sebuah danau alami yang terletak di kaki Gunung Lesung, menawarkan pemandangan alam yang masih sangat asri dan tenang. Danau ini juga menjadi lokasi favorit untuk aktivitas trekking dan berperahu tradisional di perahu kayu kecil, sambil menikmati suasana kabut pagi yang mistis. Karena letaknya tidak terlalu jauh dari Banyu Wana Amertha Waterfall, Danau Tamblingan menjadi pilihan ideal untuk menikmati keindahan alam yang tenang setelah menyusuri air terjun.

3. Danau Buyan
Danau Buyan merupakan “kembarannya” Danau Tamblingan dan hanya dipisahkan oleh kawasan hutan sempit yang disebut Alas Merta Jati. Danau ini menawarkan udara sejuk pegunungan serta pemandangan air yang tenang, sangat cocok untuk aktivitas santai seperti piknik, berfoto, atau sekadar menikmati ketenangan alam. Karena lokasinya dekat dengan Banyu Wana Amertha Waterfall, pengunjung bisa dengan mudah menggabungkan kunjungan ke danau ini dalam satu rencana perjalanan harian.

4. Danau Beratan Bedugul
Danau Beratan adalah salah satu danau paling ikonik di Bali, terkenal dengan keberadaan Pura Ulun Danu Beratan yang seolah-olah mengapung di atas air. Selain keindahan alamnya, kawasan Bedugul ini juga menawarkan udara yang sejuk dan berbagai aktivitas seperti berperahu, wisata taman, dan kuliner lokal. Jarak dari Banyu Wana Amertha Waterfall ke Danau Beratan cukup dekat, menjadikannya destinasi sempurna untuk melanjutkan perjalanan wisata alam dan budaya di Bali Utara.

5. Bali Handara Iconic Gate
Bali Handara Iconic Gate adalah gerbang bergaya Bali tradisional yang menjadi salah satu spot foto wajib ketika berada di kawasan Bedugul. Gerbang ini berada di pintu masuk Handara Golf & Resort Bali, berlatar belakang pegunungan hijau dan kabut tipis yang menciptakan suasana dramatis di setiap hasil foto. Karena posisinya yang sejalur dengan Danau Beratan dan tidak jauh dari Banyu Wana Amertha Waterfall, tempat ini sangat mudah diakses dan layak dimasukkan dalam daftar kunjungan Anda.

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
URL has been copied successfully!
Scroll to Top