Objek Wisata Air Terjun Blemantung di Pujungan Tabanan

Kabupaten Tabanan dikenal luas sebagai salah satu destinasi wisata terpopuler di Bali. Wilayah ini memiliki kekayaan alam yang sangat mempesona, mulai dari hamparan sawah terasering yang hijau seperti di Jatiluwih yang telah mendunia, hingga ikon wisata religi dan budaya Tanah Lot yang setiap hari dipadati wisatawan.

Selain itu, kawasan Bedugul dengan Danau Beratan yang sejuk juga menjadi salah satu magnet utama bagi para pelancong yang ingin menikmati suasana pegunungan. Namun, keindahan Tabanan tidak hanya berhenti sampai di situ. Masih banyak hidden gems yang dapat dijelajahi, terutama wisata air terjun yang menawarkan suasana alami dan menenangkan.

Salah satu air terjun yang patut masuk dalam daftar tour dan rekreasi petualangan Anda ketika liburan di Bali adalah Air Terjun Blemantung, yang juga dikenal dengan sebutan Blahmantung. Terletak di Desa Pujungan, Kecamatan Pupuan, tempat wisata alam ini menyimpan keindahan alam yang masih sangat asri.

Air Terjun Blemantung atau Blahmantung waterfall ini tidak hanya dikenal karena keindahan airnya yang jernih dan sejuk, tetapi juga karena lokasinya yang masih alami, jauh dari sentuhan komersial berlebihan.

Inilah yang menjadikannya pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin merasakan pengalaman autentik, berbeda dari wisata mainstream di Bali. Suasana hening, udara segar pegunungan, dan panorama hijau di sekelilingnya membuat Blahmantung layak disebut sebagai salah satu surga tersembunyi bagi pecinta wisata alam.

Menariknta, tidak hanya satu, di kawasan ini terdapat tiga buah air terjun sekaligus yang siap memberikan pengalaman berbeda bagi setiap pengunjung. Suasananya yang tenang, dikelilingi perkebunan kopi, serta aliran air yang jernih membuat Blemantung menjadi pilihan tepat untuk mengisi waktu liburan bersama keluarga maupun teman.

Untuk mencapai lokasi, wisatawan biasanya memilih menggunakan layanan sewa mobil karena akses jalan menuju Desa Pujungan cukup jauh dari pusat kota. Namun, justru perjalanan panjang itu akan terbayar dengan pemandangan indah sepanjang jalan serta suasana pedesaan Bali yang autentik. Air Terjun Blemantung juga kerap menjadi destinasi tour alternatif bagi wisatawan yang ingin merasakan nuansa alami di luar keramaian pantai Bali.

Jika anda akan mengandekan tour ke tempat ini, ada baiknya mengenal informasi mengenai sbjek wisata Air Terjun Blemantung di Pujungan Tabanan ini, sebuhan tempat yang menyuguhkan daya tarik 3 air terjun eksotis, dengan suasana alam yang asri, dan harga tiket masuk ramah dikantong.

Air terjun Blemantung di Tabanan

Alamat Lokasi dan Akses Menuju Air Terjun Blemantung

Air terjun ini merupakan salah satu destinasi wisata alam di Bali yang juga dikenal dengan nama Air Terjun Pujungan, karena letaknya berada di Desa Pujungan, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan. Lokasi ini cukup populer di kalangan wisatawan yang mencari suasana tenang dan pemandangan asri khas pedesaan Bali.

Dari pusat Kota Denpasar, jarak menuju Blemantung sekitar 77 km dengan waktu tempuh kurang lebih 2 jam perjalanan menggunakan kendaraan bermotor. Sementara itu, jika Anda berangkat dari Kota Tabanan, jaraknya lebih dekat, yakni sekitar 38 km dengan waktu tempuh sekitar 1 jam 15 menit.

Untuk mencapai lokasi ini, rute yang bisa Anda tempuh adalah menuju arah Tabanan – Gilimanuk. Setelah sampai di pertigaan Antosari, ambil belokan ke arah kanan menuju Desa Pujungan. Dari pertigaan ini, perjalanan dilanjutkan sejauh kurang lebih 27 km hingga tiba di Desa Pujungan, di mana Anda akan menemukan papan petunjuk jalan menuju ke Air Terjun Blemantung.

baca juga; objek wisata di kabupaten Tabanan

Sesampainya di area parkir, perjalanan masih harus dilanjutkan dengan berjalan kaki menuruni jalan setapak. Jalur menuju lokasi tempat ini sudah tertata cukup baik, berupa paving yang rapi dan dikelilingi perkebunan penduduk. Sepanjang perjalanan, Anda akan dimanjakan dengan pemandangan hijau nan sejuk, terutama kebun kopi yang menjadi komoditas utama masyarakat setempat.

Namun, perlu sedikit usaha ekstra karena Anda juga akan melewati anak tangga dengan pegangan di pinggir jalur untuk keamanan dan kenyamanan. Walaupun cukup melelahkan, rasa penat tersebut akan langsung hilang begitu tiba di lokasi.

Sampai di lokasi pengunjung akan disambut panorama air terjun setinggi lebih dari 50 meter yang jatuh di tengah hutan alami. Tidak ada bangunan komersial yang mencolok, hanya sebuah pura kecil dan gazebo sederhana yang bisa digunakan untuk beristirahat sambil menikmati suasana. Keindahan alam yang masih perawan, udara segar, serta panorama yang instagramable membuat perjalanan menuju Air Terjun Blahmantung terasa benar-benar sepadan.

Peta dan alamat lokasi Blemantung, silakan cek di Google Masps.

Daya Tarik Wisata Air Terjun Blemantung

Keindahan alam Bali memang selalu berhasil memikat hati setiap wisatawan, dan Blemantung adalah salah satu contohnya. Air terjun ini menyimpan pesona alam yang masih asri dan alami. Bagi Anda yang sedang merencanakan tour ke wilayah Tabanan atau mencari destinasi liburan yang jauh dari hiruk pikuk, Blahmantung Waterfall adalah pilihan yang tepat.

Salah satu daya tarik utama Air Terjun Blemantung adalah tingginya yang mencapai sekitar 50 meter. Debit air tidak terlalu deras, suasana alam yang tenang, suara air terjun berpadu indah dengan kicauan burung serta desiran angin dari pepohonan sekitar membuat suasana di tempat ini terasa menenangkan sekaligus magis.

Di bawah air terjun utama terdapat kolam alami yang terbentuk secara natural akibat jatuhnya air dari ketinggian. Kolam ini memiliki air yang jernih, sejuk, dan menyegarkan. Banyak wisatawan yang memanfaatkannya untuk berendam atau sekadar bermain air setelah menempuh perjalanan trekking.

Keberadaan kolam alami ini menjadi daya tarik tersendiri, karena memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk lebih dekat dengan suasana air terjun sekaligus menikmati relaksasi alami yang jarang bisa ditemukan di tempat lain.

Selain keindahannya, perjalanan menuju lokasi juga menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Pengunjung harus menapaki jalan setapak yang sudah dipaving dengan rapi, melintasi perkebunan warga yang dipenuhi dengan kebun kopi dan tanaman tropis lainnya.

Jalur ini sangat cocok bagi wisatawan yang menyukai rekreasi petualangan, karena meskipun membutuhkan sedikit tenaga ekstra, pengalaman trekking ringan di tengah alam hijau memberikan nuansa berbeda yang jarang bisa ditemukan di tempat lain.

Keunikan lain dari Blemantung adalah suasana sekitar yang masih alami dan jauh dari keramaian. Tidak banyak bangunan buatan manusia di area air terjun ini, hanya terdapat sebuah pura kecil dan gazebo sederhana yang bisa digunakan untuk beristirahat sambil menikmati panorama. Inilah yang membuat Blahmantung berbeda dari destinasi wisata populer lainnya di Bali yang cenderung ramai.

Bagi pecinta fotografi maupun pengguna media sosial, Air Terjun Blahmantung juga sangat instagramable. Tebing tinggi yang hijau ditumbuhi lumut, kolam alami di bawahnya, serta percikan air yang berkilauan terkena sinar matahari menjadi latar foto yang memukau. Banyak wisatawan menjadikan tempat ini sebagai spot foto andalan ketika melakukan perjalanan tour atau liburan ke Bali.

baca juga; paket tour populer di Bali

Selain itu, udara di sekitarnya terasa sangat sejuk dan segar karena berada di kawasan pegunungan. Hal ini membuat Blahmantung Waterfall ini cocok dikunjungi saat siang hari, ketika suhu udara cukup panas di daerah perkotaan. Suasana alamnya yang tenang juga membuat tempat ini ideal untuk meditasi, relaksasi, atau sekadar mencari ketenangan jauh dari keramaian.

Untuk mencapai lokasi ini, banyak wisatawan lebih memilih menggunakan layanan sewa mobil di Bali agar perjalanan terasa lebih praktis dan nyaman. Mengingat lokasinya berada di daerah pedesaan, akses menggunakan kendaraan pribadi atau mobil sewaan memang lebih direkomendasikan.

Dengan kombinasi antara keindahan air terjun, jalur trekking yang menyenangkan, suasana pedesaan yang asri, hingga pengalaman rekreasi petualangan, Air Terjun Blemantung di Pujungan benar-benar layak disebut hidden gems Bali. Tempat ini tidak hanya menyuguhkan panorama indah, tetapi juga menghadirkan pengalaman liburan yang berbeda, penuh ketenangan, dan meninggalkan kesan mendalam bagi setiap pengunjung.

Perlu diketahui juga kawasan Blahmantung memiliki keistimewaan karena terdapat tiga air terjun dalam satu lokasi, yakni Air Terjun Rajapala, Dedari, dan Blemantung yang merupkan paling populer dan destinasi wisata utamanya.

Masing-masing memiliki keunikan tersendiri, mulai dari legenda yang melatarbelakangi namanya, ukuran serta ketinggian yang berbeda, hingga suasana lingkungan yang mengelilinginya. Hal ini tentu menjadi daya tarik kuat bagi wisatawan yang menyukai eksplorasi, karena dalam satu kali kunjungan, mereka bisa menikmati lebih dari satu pesona air terjun sekaligus.

Ada 3 Air Terjun di Kawasan Blemantung

Air Terjun Blemantung atau Blahmantung waterfall, daya tariknya terletak pada keberadaan tiga air terjun sekaligus dalam satu lokasi, yang membuatnya berbeda dari kebanyakan air terjun di Bali. Dikelilingi perkebunan kopi yang rimbun, Blahmantung menghadirkan suasana tenang, alami, dan cocok untuk wisatawan yang ingin merasakan pengalaman liburan penuh petualangan.

Menurut cerita masyarakat lokal, nama “Blahmantung” telah diwariskan sejak zaman dahulu oleh para penglingsir desa. Walau makna pastinya tidak banyak diketahui, secara tersirat kata tersebut dihubungkan dengan makna “air yang mengalir keluar dari belahan tebing”. Menariknya lagi, masing-masing diberi nama dengan kisah dan latar yang berbeda. Dua air terjun berada di lokasi pertama, sedangkan satunya lagi berada di lokasi kedua yang lebih tinggi.

1. Air Terjun Rajapala

Tempat pertama yang ditemui wisatawan saat memasuki kawasan Blemantung adalah Air Terjun Rajapala. Nama ini terinspirasi dari kisah satua Bali tentang Rajapala, seorang laki-laki yang mencuri selendang bidadari dalam cerita I Durma. Lokasi paling dekat dari pintu masuk, sehingga hanya membutuhkan waktu sekitar tiga menit berjalan kaki.

Memiliki ketinggian sekitar 25 meter dan berada tepat di atas Bendungan Irigasi Sabha Hulu. Airnya mengalir deras di antara pepohonan yang tumbuh alami di sekitarnya. Uniknya, di bagian atasnya masih terdapat aliran air terjun kecil yang langsung menyatu dengan Rajapala. Dari jalur anak tangga yang agak curam, wisatawan bisa melihat pemandangan bendungan dari ketinggian sekaligus menikmati panorama yang asri.

2. Air Terjun Dedari

Tak jauh dari Rajapala, terdapat Air Terjun Dedari yang namanya juga terinspirasi dari kisah Rajapala, yaitu bidadari (dedari dalam Bahasa Bali) yang dipersunting olehnya. Untuk mencapai lokasi ini, pengunjung perlu menyebrangi Tukad Yeh Sabha Hulu, lalu melanjutkan perjalanan melewati puluhan anak tangga alami.

Dedari memiliki ukuran yang hampir sama dengan Rajapala, namun alirannya tampak lebih besar dan lebih lebar. Di sekitar lokasi juga terdapat sebuah bale bengong, tempat wisatawan bisa beristirahat sambil menikmati suara derasnya air. Suasana alam di sekitar Dedari semakin indah karena diapit oleh lembah yang dalam, menciptakan panorama alami yang sejuk dan menenangkan.

3. Air Terjun Blemantung (Utama)

Yang ketiga sekaligus yang paling ikonik adalah Blemantung itu sendiri. Lokasinya agak terpisah dari dua air terjun sebelumnya, berada di bagian atas kawasan. Untuk mencapainya, pengunjung harus kembali menapaki jalan setapak dan puluhan anak tangga di antara perkebunan kopi warga.

Dengan ketinggian sekitar 50 meter, air terjun ini merupakan yang tertinggi di kawasan Blahmantung. Dahulu sebelum kawasan ini dikembangkan, Blahmantung adalah satu-satunya air terjun yang dikenal di Desa Pujungan dan telah lama menjadi tujuan wisata lokal. Selain keindahannya, tempat ini juga memiliki nilai sakral, karena lokasinya dekat dengan Pura Taman Sari, yang berfungsi sebagai tempat pesucian Ida Bhatara Puncak Kedaton. Konon, dipercaya sebagai tempat memohon keturunan maupun penyembuhan penyakit non-medis, sehingga hingga kini masih disakralkan oleh warga setempat.

Pesona Tiga Air Terjun Blemantung

Keberadaan tiga air terjun dalam satu kawasan menjadikan Blahmantung sebagai destinasi hidden gems di Bali yang wajib dikunjungi. Mulai dari Rajapala yang sarat kisah legenda, Dedari yang anggun dan menenangkan, hingga Air Terjun Blahmantung utama yang tinggi menjulang dan penuh nilai spiritual – semuanya menawarkan pengalaman wisata berbeda.

Bagi wisatawan yang menyukai tour bertema rekreasi petualangan, menjelajahi ketiganya akan menghadirkan sensasi liburan yang lengkap: trekking ringan di tengah perkebunan kopi, menikmati suasana pedesaan yang asri, hingga menemukan spot-spot indah untuk fotografi. Akses menuju kawasan ini pun bisa ditempuh dengan nyaman menggunakan layanan sewa mobil di Bali, sehingga perjalanan menuju Desa Pujungan akan terasa lebih praktis dan menyenangkan.

lanjut baca; daftar harga sewa mobil di Bali

Tips Berkunjung ke Air Terjun Blemantung

Bagi Anda yang berencana mengisi waktu liburan dengan menikmati keindahan Blahmantung, ada beberapa tips yang bisa diperhatikan agar perjalanan menjadi lebih nyaman dan berkesan.

  • Datang pada Musim Kemarau
    Waktu terbaik untuk berkunjung adalah saat musim kemarau, karena jalur trekking menuju air terjun lebih aman dan tidak licin. Selain itu, airnya tetap deras dan jernih, sehingga lebih indah untuk dinikmati serta aman bila ingin bermain air di kolam alaminya.
  • Gunakan Alas Kaki yang Nyaman
    Akses menuju lokasi air terjun melewati jalan setapak dan anak tangga. Oleh karena itu, gunakan alas kaki yang nyaman untuk trekking agar perjalanan lebih aman dan tidak mudah tergelincir.
  • Bawa Pakaian Ganti dan Perlengkapan Pribadi
    Jika ingin berendam di kolam alami, bawalah pakaian ganti, handuk kecil, serta perlengkapan pribadi. Dengan begitu, Anda bisa menikmati kesegaran air terjun tanpa khawatir basah selama perjalanan pulang.
  • Sewa Mobil atau Ikut Tour Lokal
    Untuk kenyamanan perjalanan ke Blemantung, Anda bisa menggunakan layanan sewa mobil dengan sopir yang sudah berpengalaman. Alternatif lain adalah mengikuti paket tour lokal yang biasanya sudah mencakup transportasi dan pemandu wisata.
  • Siapkan Fisik dan Perbekalan
    Meskipun akses jalannya relatif mudah, tetap dibutuhkan sedikit usaha ekstra karena harus berjalan menuruni tangga dan jalan setapak. Bawalah air minum, camilan, serta siapkan stamina agar lebih nyaman saat trekking.
  • Hargai Kearifan Lokal
    Kawasan air terjun berada di dekat pura kecil, sehingga sangat penting untuk menjaga sikap, tidak berkata kasar, serta selalu menjaga kebersihan lingkungan.

Dengan memperhatikan tips ini, kunjungan Anda ke Air Terjun Blahmantung Tabanan akan menjadi pengalaman rekreasi petualangan yang menyenangkan, sekaligus memberikan momen liburan yang sulit dilupakan.

baca juga; Daya tarik air terjun Sekumpul, berikut tips berkunjung dan info harga tiket masuk

Harga Tiket Masuk Air Terjun Blahmantung

Untuk menikmati keindahan Blahmantung Waterfall di Desa Pujungan, Tabanan, pengunjung dikenakan biaya tiket masuk yang sangat terjangkau. Berikut rinciannya:

  • Dewasa: Rp 15.000
  • Anak-anak: Rp 10.000

Harga tiket ini sudah termasuk akses menuju kawasan ini dengan segala pesona alamnya, mulai dari jalur trekking yang menantang hingga panorama tiga air terjun sekaligus.

Perlu diperhatikan bahwa harga tiket masuk ke Blemantung dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan pengelola. Oleh karena itu, sebelum berkunjung ada baiknya untuk menanyakan informasi terbaru, terutama jika Anda datang dalam rombongan atau melalui layanan tour dan sewa mobil wisata.

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
URL has been copied successfully!
Scroll to Top